SCHOOL CLIMATE CHALLENGE

SCHOOL CLIMATE CHALLENGE
“Developing Climate Solutions within School Communities”

A. Latar Belakang

Ketahanan iklim adalah satu tantangan utama di abad 21. Topik ini dengan cepat mencuat di agenda ekonomi dan politik selama beberapa tahun terakhir. Berdasarkan Report Stern di Economics of Climate Change, 6 derajat ialah angka perkiraan kenaikan suhu di penghujung abad ini jika efek rumah kaca tidak dikendalikan. Hal ini pastinya tak hanya mempengaruhi gaya hidup manusia, tapi juga berimbas pada kesehatan dan kelayakan hidup mereka. Seperti yang diramalkan laporan ini, lebih dari 200 juta orang di seluruh dunia beresiko tergusur dari rumah mereka karena banjir dan kekeringan hebat sampai tahun 2050.

Saat ini, kurang lebih sepertiga populasi Indonesia terdiri dari generasi berusia 18 tahun kebawah. Menurut Stern Report on the Economics of Climate Change (2005) , negara-negara di Asia termasuk Indonesia termasuk yang paling rawan terhadap dampak perubahan iklim. Partisipasi aktif dari pemuda dalam hal perlindungan dan pelestarian lingkungan, dan dan keterlibatan mereka dalam pengambilan keputusan tentang lingkungan dan pembangunan akan sangat menentukan masa depan planet ini.

Pendidikan memainkan peranan penting dalam mempersiapkan generasi muda untuk berperan aktif dalam menciptakan solusi perubahan iklim di komunitas mereka. Untuk itulah, British Council, bersama dengan Ashoka, Pandu Pertiwi dan National Geographic Indonesia bekerjasama memberikan kesempatan bagi anak muda untuk mengubah tantangan perubahan iklim menjadi peluang ekonomi bagi komunitasnya melalui “School Climate Challenge”, adalah kompetisi yang bertujuan mendorong para guru dan siswa Sekolah Menengah di seluruh Indonesia untuk menggagas project yang inovatif, kreatif, berkesinambungan, dan terutama berkontribusi terhadap solusi perubahan iklim, dan memiliki manfaat ekonomi baik bagi sekolah maupun komunitas. Inisiatif berbasis sekolah ini, diharapkan mampu mendorong aksi solusi perubahan iklim yang lebih besar di dalam komunitasnya.

Kompetisi ini juga memberikan peluang yang lebih besar untuk membangun jaringan dengan guru dan siswa di seluruh dunia yang aktif mengatasi masalah perubahan iklim dan memiliki komitmen kuat untuk mencari solusi perubahan iklim lewat pendidikan dan tindakan nyata. Jejaring ini juga berfungsi sebagai forum bagi guru dan siswa untuk saling bertukar pikiran, ide, strategi, pengalaman, dan proyek di bidang pendidikan perubahan iklim.

B. Tujuan dan hasil yang diharapkan

Tujuan
• Mengubah pola pikir dan ekspektasi masyarakat terhadap kemampuan anak muda dalam membuat inisiatif dan mendorong perubahan sosial yang positif.
• Mendorong integrasi masalah perubahan iklim ke dalam kurikulum sekolah menengah, baik di tingkat lokal, nasional, dan internasional.
• Membuka akses dan kesempatan yang lebih luas bagi sekolah, guru dan siswa Indonesia di dalam jejaring pendidikan global.

Hasil yang diharapkan
• Aksi solusi perubahan iklim berbasis sekolah yang menguntungkan dan mendorong aksi komunitas yang lebih besar.
• Champion perubahan iklim di sekolah (sekolah, guru, dan siswa) yang berani menjadi agen perubahan di dalam komunitas mereka.
• Mendorong pembentukan rasa saling percaya, pertalian persahabatan, dan kerjasama di antara orang dengan latar belakang budaya yang berbeda.
• Untuk mendukung kurikulum dan aktifitas pendidikan perubahan iklim di tingkat nasional dan global.
• Memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi sekolah, guru, dan siswa untuk menjadi bagian dari komunitas pendidikan global.

C. Peserta

• Peserta kompetisi terdiri dari kelompok yang beranggotakan 5 orang dari sekolah menengah (3 siswa dan 2 guru, atau 4 siswa dan 1 guru)
• Kompetisi terbuka bagi semua jenis sekolah menengah: umum, kejuruan, sekolah berbasis agama, dsb.
• Satu sekolah boleh mengajukan lebih dari satu kelompok project.

D. Periode Kompetisi

Desember 2008– Juli 2009

E. Tahapan Kompetisi

• Peluncuran kompetisi yang ditandai dengan Climate Education Seminar (25 November 2008)
• Batas akhir penyerahan proposal Project dan formular pendaftaran (31 Januari 2009)
• Pembagian Start-up Kit bagi peserta yang terdaftar (Februari 2009)
• Pelaksanaan project oleh kelompok project (January 2009 – June 2009)
• Batas akhir penyerahan laboran akhir project (7 June 2009)
• Verifikasi Project oleh tim assessor (8 June – 11 July 2009)
• Seleksi akhir oleh juri-juri yang kompeten (antara 12 – 25 July 2009)
• Penyerahan penghargaan bagi pemenang (30 July 2009)

F. Proses Pendaftaran
• Bagi yang berminat, formulir pendaftaran bisa didapatkan di website organisasi penyelenggara:
 British Council: http://britishcouncil.or.id
 Pandu Pertiwi: http://www.caretakers4all.org
 Ashoka: http://www.ashoka.or.id

• Seluruh peserta harus melengkapi formulir proposal project dan formulir pendaftaran dan dikirimkan paling lambat tanggal 31 January 2009 ke Sekretariat:
Ms. Maharani Girsang atau Ms. Nita Irawati Murjani
British Council
Indonesia Stock Exchange Building, Tower II, 16th Floor
Jl. Sudirman, Jakarta, Indonesia
T : +62(21) 515 5561 ext 201 or 176
F : +62(21) 515 5562
schoolclimatechallenge@britishcouncil.or.id

• Sekretariat akan mengirimkan Start-up Kit bagi para pendaftar, yang berisi bahan-bahan pembekalan tentang masalah perubahan iklim, keahlian manajemen project, motivasi kaum muda untuk menjadi pembawa perubahan (innovator), dan pendidikan lingkungan.

• Kelompok peserta harus mengimplementasikan project mereka dengan menggunakan sumber daya yang tersedia di sekitar/lingkungan mereka.

• Sekolah/kelompok peserta harus menyerahkan laporan project mereka paling lambat tanggal 7 Juni 2009. Hanya peserta yang terdaftar (mereka yang mengumpulkan formulir pendaftaran dan proposal proyek) yang laporan project-nya akan dinilai. Laporan proyek harus terdiri dari:

• Ringkasan project (1-2 halaman) dalam Bahasa Inggris

• Laporan lengkap
Bentuk laporan sama dengan proposal, tapi harus menjelaskan hal-hal yang telah dicapai oleh project yang dijalankan. Laporan juga perlu menjelaskan bagaimana project memenuhi kriteria penilaian yang ditetapkan (lihat di bagian akhir dari section ini), terutama bagaimana project ini bermanfaat secara ekonomis bagi komunitas dan memberikan solusi perubahan iklim..

• Bahan presentasi
Bahan presentasi project dapat berupa:
o Dokumentasi film
o Dokumentasi foto
o Format lainnya
.

• Tim assessor akan mengunjungi 10 project terpilih untuk mengadakan penilaian dan verifikasi project antara tanggal 8 Juni – 11 Juli 2009

• Penjurian akhir akan berlangsung tanggal 12-25 Juli 2009 untuk menentukan 3 juara. Penjurian akan didasarkan pada kriteria berikut:
 Inovasi dan kreatifitas project (15%)
 Bukti adanya kontribusi project tersebut untuk solusi perubahan iklim (25%)
 Bukti kontribusi project tersebut untuk peningkatan ekonomi komunitas (25%)
 Kesempatan project untuk dapat diadopsi komunitas lokal atau yang lebih luas (15%)
 Dampak project tersebut terhadap sekolah dan masyarakat luas (20%)

• Pemenang akan diumumkan pada Malam Penyerahan Penghargaan di akhir Juli 2009.

G. Manfaat Mengikuti Kompetisi

• Tiga kelompok pemenang akan mendapatkan dukungan yang dapat dimanfaatkan untuk implementasi dan pengembangan lebih lanjut dari project-nya.
• Perwakilan dari tiga kelompok pemenang akan diundang untuk menghadiri Malam Penganugerahan Penghargaan.
• Para pemenang berkesempatan mempromosikan sekolah dan project mereka melalui kegiatan promosi media yang diselenggarakan oleh organisasi penyelenggara.
• Peserta yang telah mendaftar akan diikutsertakan dalam seleksi program International Climate Champions dari British Council.
• Seluruh peserta akan mendapatkan prioritas untuk akses informasi mengenai program capacity building pasca kompetisi.
• Seluruh peserta akan mendapat sertifikat yang menyatakan keikutsertaan mereka di program ini.

H. Profil Panitia

British Council
Perubahan iklim ialah area baru yang digeluti British Council. Alasan mengapa perubahan iklim dimasukkan ke dalam program jangka panjang ialah karena kami yakin isu ini termasuk salah satu tantangan sosial, ekonomis, politis, dan lingkungan yang paling besar bagi generasi mendatang. Perdebatan yang berkisar dalam tindakan iklim ialah tujuan strategis kami demi mendukung pemerintah Inggris untuk mencapai prioritas stategis internasionalnya lewat transisi yang lebih cepat menuju sistem ekonomi dengan karbon rendah yang berkesinambungan.
Di Asia Tenggara, proyek perubahan iklim kami disebut “Climate Cool.” Climate Cool terdiri dari beberapa program yang bertujuan untuk mendorong masyarakat mengambil tindakan individual mengenai adaptasi dan mitigasi perubahan iklim, dan membuat tren dengan pesan tindakan itu keren dan trendi, dan menjadi elemen yang krusial dalam gaya hidup pemuda warga Negara dunia di Asia Tenggara. Climate Cool mencapai tujuannya dengan membangun jaringan antara pemuda berkomitmen yang bertindak untuk mengurangi efek emisi rumah kaca yang mereka dan masyarakat kontribusikan. Kami berkampanye lewat website yang berisi jaringan-jaringan yang berorientasi pada tindakan dan mendorong perdebatan dan interaksi antara individual dan grup, baik secara fisik atau online.

Pandu Pertiwi

Pandu Pertiwi adalah bagian dari Caretakers of the Environment International yang berpusat di Den Haag, Netherlands. Pandu Pertiwi dan Environmental Education Centre (PPLH)-Trawas, Jawa Timur memiliki jaringan pendidikan lingkungan di kalangan guru dan siswa sejak tahun 1995. Jaringan ini bertujuan menciptakan jaringan internasional antara guru sekoolah menengah yang aktif peduli terhadap masalah lingkungan dan bersedia melakukan sesuatu lewat pendidikan. Mereka juga mempromosikan solusi untuk masalah lingkungan lewat kerja sama internasional yang berdasarkan pada tanggung jawab bersama, kepercayaan, persahabatan, dan kerja sama di antara orang dengan latar belakang budaya berbeda dan hubungan antar organisasi.

Ashoka

Ashoka, sebuah asosiasi global para wirausaha sosial memiliki satu tujuan, yaitu membuat semua orang menjadi pembawa perubahan-membantu membuat sebuah dunia dimana semua orang memiliki kebebasan dan kepercayaan diri untuk membuat masalah menjadi solusi. Ada 3 prinsip yang diambil dari pengalaman para pelaku usaha di Ashoka ketika ingin menjadi pembawa perubahan sampai bisa menjadi seperti sekarang. Satu, anak muda ialah satu-satunya sumber daya manusia penting yang tersedia. Kedua ialah asumsi bahwa anak muda memiliki kompetensi dan ketiga, komunitas anak muda harus diberdayakan, misalnya di sekolah agar mereka dapat berninisiatif dan berorganisasi, lalu melatih dan memberi penghargaan pada anak-anak muda ini. Dengan melakukan 3 prinsip ini dengan cara-cara berbeda di seluruh dunia akan membuat hasil yang luar biasa; siswa-siswa termotivasi, peringkat akademis meningkat, dan anak-anak muda menjadi berpengalaman dalam tanggung jawab. Ashoka’s Young Changemaker Initiative ada untuk menolong anak muda belajar membangun rasa emati dengan cara mendorong mereka membuat tim yang memberikan perubahan atau pelayanan penting lainnya. Jika tim mereka berhasil, mereka harus bekerja dalam tim yang akhirnya mendorong rasa empati. Peranan Ashoka ialah mengubah hidup anak muda menjadi hidup yang mempraktekkan kekuatan dan semua skil yang dperlukan, misalnya empati, kerja tim, dan kepemimpinan.

National Gographic Indonesia

Misi bersejarah National Geographic ialah untuk meningkatkan pengetahuan geografis sambil mempromosikan pelestarian budaya, sejarah,dan sumber daya alam. Komunitasnya dibina oleh 23 anggota Badan Kepercayaan yang terdiri dari sekelompok pendidik papan atas, eksekutif bisnis terdepan, mantan pejabat pemerintah, dan para pelaku konservasi. Organisasinya mensponsori dan mendanai penelitian dan eksplorasi ilmiah. Komunitasnya menerbitkan jurnal resmi, National Geographic Magazine, dan majalah, buku, produk sekolah, peta, materi publikasi, web, dan film dalam banyak bahasa di seluruh dunia. National Geografic juga memiliki yayasan pendidikan yang memberi bantuan bagi organisasi pendidikan dan para individual untuk menekankan pendidikan geografis. National Geografic memakai publikasi mulai dari majalah, televisi, untuk mendukung penelitian dan proyek.

Formulir Pendaftaran
SCHOOL CLIMATE CHALLENGE

Informasi tentang Sekolah:

Nama Sekolah
Alamat

Telepon dan No. Fax
Contact Person
Data Lengkap Kepala Sekolah

Informasi tentang Tim:

Kelompok Anda harus terdiri dari 3 siswa dan 2 guru, atau 4 siswa dan 1 guru:
Untuk Guru:
Nama
Alamat

No. Telepon/HP
Email
Usia
Peran dalam grup

Nama
Alamat

No. Telepon/HP
Email
Usia
Peran dalam grup

Untuk Siswa:
Nama
Alamat

No. Telepon/HP
Email
Usia Tahun Ajaran Sekolah
Peran dalam grup

Nama
Alamat

No. Telepon/HP
Email
Usia Tahun Ajaran Sekolah
Peran dalam grup

Nama
Alamat

No. Telepon/HP
Email
Usia Tahun Ajaran Sekolah
Peran dalam grup

Pernyataan Minat

Jelaskan dalam satu paragraf alasan Anda tertarik mengikuti program ini:

Proposal Project

SCHOOL CLIMATE CHALLENGE

Penjelasan tentang project. Penjelasan ini harus mencakup (tapi tidak terbatas pada) hal-hal di bawah ini:

1. Penjelasan singkat tentang proyek:

2. Tujuan:

3. Sumber dan materi yang digunakan:

4. Siapa saja yang terlibat:

5. Peran serta masyarakat dalam proyek:

6. Bagaimana implementasinya? (Penting juga untuk menunjukkan bagaimana proyek ini dapat mendorong siswa untuk mengambil inisiatif dan berperan aktif di dalamnya)

7. Kerangka waktu

8. Perkiraan Dana

9. Parameter/indikator kesuksesan implementasi

10. Apa manfaat ekonomis proyek ini bagi masyarakat?

11. Apa kontribusi project ini untuk solusi perubahan iklim?

12. Adakah hal-hal potensial dalam project ini yang dapat di-sharekan dengan sekolah-sekolah di Inggris.

13. Jelaskan tentang faktor kewirausahaan yang dikembangkan dalam project ini

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: