SURVEI BRANTAS 2009

Tim Peneliti ecoton melakukan survei lokasi sumber-sumber air Sungai Brantas. Kegiatan yang dimulai pada 30 Mei – 1 Juni 2009 ini berhasil mengeksplorasi sumber mata air di 4 gunung Suplier air Kali Brantas. Yaitu Gunung Kelud (kabupaten Blitas), Gunung Kawi (Kabupaten Malang), Gunung Arjuno (Kabupaten Pasuruan) dan Gunung Welirang (Kabupaten Mojokerto).
Kualitas dan kuantitas air Kali Brantas menjadi perhatian banyak fihak, alihfungsi lahan dan tingginya tingkat pencemaran air menimbulkan masalah serius persediaan air bagi masyarakat Jawa Timur. Sungai Brantas yang meliputi 14 Kota/Kabupaten di Jawa Timur memiliki peran vitas bagi pemenuhan kebutuhan air bersih, namun upaya konservasi untuk menjaga kelestarian airnya justru sering dilupakan. Untuk itu Lembaga Kajian Ekologi dan Konservasi Lahan Basah ecoton dengan didukung oleh Perum Jasa Tirta 1 Malang melakukan kegiatan pemantauan kualitas air di Kawasan sumber air brantas yang ada di empat gunung.
Kegiatan pemantauan ini didahului dengan melakukan survei lokasi-lokasi sumber mata air, kegiatan survei dilakukan oleh tujuh orang peneliti ecoton yang dimulai pada 30 Mei – 1 Juni 2009.
\”Kegiatan survei kami lakukan untuk menentukan sumber-sumber mata air utama Kali Brantas,\” Ujar Amirudin Mutaqien ketua rombongan survei, lebih lanjut Amirudin menyatakan bahwa penentuan lokasi dimulai dari Gunung Kelud di Kabupaten Blitar.\”Penentuan lokasi ini dilakukan dengan merunut aliran sungai Bladak atau Kali Badak di Desa Penataran yang menjadi sentra penambang Pasir dan batu Kali. Lokasi berjarak 40 Km dari pusat kota Blitas. Lokasi kedua yaitu di Kali Lunyu Desa Pewinen yang berpangkal di daerah Seloagung 1 km dari kawasan wisata ritual Gunung Kawi, di lokasi ini dijumpai dua aliransungai yang bermuara di bendungan Lahor. Lokasi ketiga terletak di kawasan wisata pemandian air Panas Pacet tepatnya di desa Padusan, selain sumberpadusan rencananya pengambilan sample akan dilakukan pada 3 lokasi sumbermata air yang ada disekitar desa padusan. Pada hari senin (1/06) tim peniliti berhasil menentukan lokasi keempat disekitar Air terjun Coban Rondo yang menjadi sumber terbesar dari bendungan Selorejo di Ngantang yang mengalir melalui sungai Konto.

Selanjutnya kegiatan pengukuran kualitas air akan dilakukan pada Juni Minggu kedua.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: