Mata Pelajaran Sungai Brantas

Ribuan orang mati akibat Minamata disease di Kota Minamata Propinsi Kumamoto telah membuka mata Pemerintah Jepang untuk melakukan diet Polusi dengan mengeluarkan regulasi pengketatan pembuangan limbah cair ke sungai, kegiatan ini diikuti dengan rehabilitasi kualitas air di sungai-sungai penting, dalam waktu 20 tahun beberapa sungai sudah pulih kembali dan mendukung kehidupan manusia seperti perikanan dan bahan baku air minum. Dibalik itu ternyata pemerintah juga menerapkan pelajaran tentang Polusi di Sekolah-sekolah Dasar dan Menengah, tujuannya untuk mengenalkan lebih dini tentang masalah lingkungan dan pencemaran akibat aktivitas manusia. DAS Brantas adalah DAS Vital bagi Jatim karena 60% penduduk Jatim tinggal di DAS Brantas, kebudayaan dan peradaban yang dilahirkan oleh kerajaan-kerajaan besar Seperti Kadiri, Singosari dan Mojopahit dibangun di DAS Brantas. Air Adalah Kehidupan Sungai adalah peradaban, beradapnya sebuah bangsa dapat dilihat dari system pengelolaan sungainya. Sebagai sebuah bangsa yang ingin mandiri dan sadar betul akan potensi sumberdaya alamnya maka memberi pelajaran tentang sungai pada anak-anak bangsa adalah sebuah keharusan. Mata Pelajaran tentang Sungai adalah bidang studi yang monolitik yang mengenalkan pada anak didik potensi sungai dan pengelolaan yang baik agar sungai dapat memberikan kemaslahatan pada umat manusia. Kita tidak perlu khawatir kalo materi sungai sangat terbatas sebab apabila kita bicara sungai akan sangat terkait dengan air didalamnya tidak bias tidak kita akan membahas masalah siklus air, bagaimana hutan bekerja menjaga keberlansungan air, pengolahan sampah dibutuhkan agar sampah tidak mengapung di sungai, perilaku green life style masyarakat urban menjadi bagian dari mata pelajaran sungai karena tingginya konsumsi masyarakat urban berkorelasi dengan laju kerusakan hutan di hulu.
Orang tidak akan mau memikirkan sungai karena sejak kecil orang tidak mendapatkan pelajaran tentang sungai, kita baru kenal dengan sungai saat kita membaca atau mendengar berita tentang banjir banding, pencemaran air sungai atau pembuangan Lumpur lapindo ke kali Porong sehingga sering kita terlambat untuk mengetahui akibat buruk kegiatan kita pada sungai.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: